Sponsors Link

6 Jaringan Penyusun Daun Dikotil dan Fungsinya Beserta Gambar

Sponsors Link

Jaringan Penyusun Daun Dikotil terdiri dari beberapa bagian yang hampir sama dengan penyusun daun monokotil. Daun merupakan salah satu bagian pada struktur tumbuhan yang menempel pada batang . Dimana daun merupakan salah satu yang banyak mengandung klorofil sebagai proses fotosintesis. Tumbuhan mendapatkan makanan dari proses fotosintesis guna memenuhi nutrisi agar tetap hidup .Proses fotosintesis dapat terjadi jika ada klorofil pada daun dan bantuan sinar matahari. Setiap tumbuhan mempunyai struktur daun yang berbeda ,dan memiliki ciri-ciri yang berbeda pula. Pada tumbuhan yang hidup di tempat yang teduh dan gelap cenderung berbentuk lebar karena untuk menyerap sinar matahari yang cukup agar terpenuhi nutrisinya, sedangkan pada tumbuhan yang tumbuh di daerah yang terang biasanya bentuk daunnya tidak lebar. (Baca Juga : Contoh Elektrolit Lemah)

ads

Jaringan Penyusun Daun Dikotil

Jaringan Penyusun Daun DikotilDaun merupakan salah satu struktur tumbuhan yang berperan penting pada tumbuhan tersebut. Fungsi daun antara lain membuat makanan melalui proses fotosintesis, sebagai tempat pengeluaran air melalui transpirasi dan gutasi, menyerap karbondioksida dari udara  serta sebagai proses respirasi. Daun mempunyai struktur jaringan dimana struktur jaringan daun dibedakan menjadi 2 yaitu struktur jaringan Luar daun dan struktur jaringan dalam daun. Struktur jaringan luar daun antara lain yaitu helain daun (lamina), tangkai daun (petiolus) dan pelepah daun (folius). (Baca Juga : Gangguan Pada Sistem Pernapasan)

Sedangkan pada struktur jaringan daun dalam terdiri atas epidermis daun, mesofil daun ( jaringan dasar ), berkas pengangkut daun, dan jaringan tambahan daun. Didalam tumbuhan terdapat tumbuhan dikotil dan monokotil, dimana kedua tumbuhan tersebut memiliki perbedaan salah satu perbedaannya yaitu pada struktur jaringan daunnya.

Berikut mengenai jaringan penyusun daun pada tumbuhan dikotil. Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Pada tumbuhan dikotil mempunyai sepasang daun lembaga yang sering disebut kotiledon. Maka pada sifat bijinya sangat mudah saat di belah menjadi dua. Hal tersebutlah yang membedakan antara tanaman dikotil dan monokotil .

Selain itu tumbuhan dikotil memiliki ciri-ciri tersendiri seperti akar berbentuk tunggang, bentuk daun cenderung menyirip/menjari, jumlah kotiledonnya dua, tidak disertai tudung akar, bunga berkelipatan 4  dan tidak terdapat pelindung akar maupun batang.  Tumbuhan yang termasuk kedalam tumbuhan dikotil antara lain jarak-jarakan , polong-polongan, jambu-jambuan . dan terong-terongan. Berikut meengenai struktur daun , fungsi , serta ciri-ciri pada tumbuhan dikotil. (Baca juga : Kenaikan Titik Didih Larutan )

1. Epidermis

epidermisJaringan Penyusun Daun Dikotil yang pertama adalah epidermis. Epidermis merupakan bagian daun yang berkelompok berlapis tunggal dari l yang menutupi sel-sel yang melindungi atau menutupi daun pada tumbuhan. Lapisan ini mengalami penebalan dari zat kutin (kutikula) atau juga dari lignin. Didalam epidermis ini terdapat stomata yang digunakan sebagai proses fotosintesis. Epidermis ini terletak pada lapisan permukaan atas dan permukaan bawah daun. (Baca juga : Perbedaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit )

Lapisan epidermis pada tumbuhan dikotil ini memiliki ciri-ciri yaitu terdiri dari satu lapis sel kecuali pada tanaman ficus , khusus pada tanaman ficus memiliki lebih dari satu sel.

  • Selain memiliki karakteristik yang khusus, lapisan epidermis pada daun dikotil
  • Memiliki berbagi fungsi untuk melindungi lapisan sel di bagian dalam dari kekeringan
  • Menjaga bentuk daun agar tetap
  • Membatasi penguapan pada daun
  • Sebagai pelindung pada semua organ tumbuhan
  • Penyerapan air dan unsur hara
  • Penyimpanan cadangan air dan yang terakhir yaitu sebagai difusi oksigen dan karbon dioksida

2. Kutikula

kutikulaKutikula merupakan struktur jaringan atau lapisan daun yang mengandung lilin dan diproduksi oleh epidermis daun serta memiliki struktur yang rumit dan berlapis-lapis. Lapisan yang pertama merupakan timbunan dari zat lilin yang disebut sebagai lapisan lilin epikutiler. Lapisan selanjutnya merupakan kutikula yang sebenarnya yang  mengandung kutin dan lilin.

Lapisan kutikula ini terletak pada permukaan atas dan bawah daun seperti letak pada epidermis. Ciri-ciri yang sangat spesifik yaitu adanya penebalan dari zat kutin pada daun tersebut. Lapisan kutikula ini memiliki beberapa fungsi antara lain mencegah penguapan air yang melalui permukaan daun serta melindungi adanya serangan patogen dari luar. (Baca juga : Organ-Organ Pernapasan  )

Sponsors Link

3. Stomata

stomataStomata merupakan struktur daun yang berupa lubang atau celah yang  tumbuhan biasanya berwarna hijau dan dibatasi oleh sel khusus yang biasanya disebut dengan sel penutup. Stomata terletak pada epidermis organ tumbuhan, yang mempunyai ciri khusus yaitu terdapat mulut daun yang terletak di epidermis dengan dua sel penutup. (Baca Juga : Penurunan Titik Beku)

Stomata sangat berperan penting pada tumbuhan karena mempunyai berbagai fungsi antara lain sebagai sel penjaga yang mengatur membuka menutupnya stomata itu sendiri, serta mengatur jalur metabolisme tumbuhan seperti proses fotosintesis dan proses anaerobik pada tumbuhan.

Akan tetapi fungsi stomata akan berkurang saat dia terpapar ozon secara berlebihan karena stomata sangat sensitif pada penyerapan ozon. Stomata memiliki beberapa tipe antara lain anomostik, anisiositik, parasitik, dan diastik. Tipe-tipe tersebut dikelompokkan berdasarkan susunan sel-sel tetangga. (Baca juga : Contoh Elektrolit Lemah   )

4. Rambut dan Kelenjar

Rambut dan kelenjar merupakan bagian pada struktur jaringan daun yang terletak di permukaan atas dan bawah pada tumbuhan . Rambut dan kelenjar ini dapat ditemukan pada semua organ tumbuhan. Rambut pada daun ini biasanya disebut trikoma yang merupakan alat tambahan pada epidermis yang berupa tonjolan/ rambut. Kelenjar biasanya terdapat pada akar daun yang mengandung komponen tertentu.

Ciri dari rambut dan kelenjar ini adalah satu alat tambahan pada epidermis, terdiri dari sel parenkim,banyak ruang antar sel, kebanyakan berdiferensiasi menjadi palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang). Fungsi dari rambut dan kelenjar ini antara lain sebagai alat pengeluaran,untuk mengurangi penguapan dan gangguan mekanik. Kegunaan dari rambut atau trikoma ini pada manusia yaitu pada rambut daun teh digunakan untuk aroma yang membuat nyaman. (Baca Juga : Faktor Internal Pertumbuhan)

Sponsors Link

5. Mesofil

Mesofil adalah jaringan yang terdapat pada bagian dalam daun yang terdiri dari sel parenkim. . Letak jaringan mesofil ini tepat pada bagian bawah epidermis yang membentuk jaringan parenkim pelisade. Didalam mesofil banyak mengandung kloroplas yang berfungsi untuk proses fotosintesis. Mesofil mempunyai karakteristik antara lain mesofil bersifat homogen,  sel-sel jaringan tiang berbentuk silinder , tersusun rapat, dan mengandung klorofil dan sel-sel jaringan bunga karang bentuknya tidak teratur , bercabang-cabang dan berisi kloroplas selain itu bentuknya juga renggang. Karena terdapat kloroplas atau klorofil maka fungsi utama dari mesofil ini yaitu sebagai tempat terjadinya fotosintesis. Dimana fotosintesis ini merupakan pemenuhan kebutuhan tumbuhan agar tetap tumbuh dan hidup. (Baca Juga : Faktor Eksternal Pertumbuhan)

6. Urat Daun

Urat daun  merupakan salah satu struktur jaringan yang terdapat di helai daun . Urat daun ini memiliki ciri-ciri yang khusus yaitu biasanya daunnya berbentuk menyirip atau menjari. Urat daun pada struktur jaringan daun ini berperan sebagai transportasi. (Baca juga : Molalitas )

Pembahasan diatas memberikan penjelasan mengenai Jaringan Penyusun Daun Dikotil antara lain nama jaringan , letak , ciri-ciri serta fungsinya. Dapat kita ketahui di dalam 1 helai daun masih terdapat struktur pendukung lainnya untuk memaksimalkan fungsi daun. Daun sangatlah penting bagi tumbuhan , dimana daun tersebut yang memberikan nutrisi ke semua organ tumbuhan.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Biologi