Sponsors Link

10 Contoh Bahan Kimia Mudah Terbakar (Flammable)

Sponsors Link

bahan kimia mudah terbakarBahan kimia yang mudah terbakar atau disebut juga bahan kimia flammable adalah bahan kimia yang mudah bereaksi dengan oksigen sehingga menimbulkan api. Bahan-bahan kimia terbagi atas 3 wujud zat, yaitu : padat, gas, dan larutan.

ads

Semua wujud bahan kimia memiliki kesempatan yang sama besar untuk dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Tergantung pada suhu, temperatur, dan situasi serta kondisi, karena di beberapa kasus terdapat senyawa kimia yang dapat terbakar apabila bereaksi dengan air. Bahan kimia flammable disimbolkan seperti gambar di samping.

Berikut ini beberapa contoh bahan kimia mudah terbakar :

  1. Klorin Triflorida (FCl3)

Klorin Triflorida merupakan bahan kimia yang dapat dikatakan paling mudah terbakar, karena klorin triflorida dapat bereaksi dengan apapun dan tidak membutuhkan sumber api untuk dapat menyebabkan kebakaran. Klorin Triflorida pada umumnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar roket, keperluan militer, dsb. Baca juga mengenai bahan kimia oksidator.

  1. Bensin

Bensin merupakan bahan kimia yang sering kita temui, karena bahan ini merupakan sumber energi transportasi bermotor mulai dari mobil hingga bentor (becak motor), sehingga tentu saja akan ada dimana-mana. Bensin mudah terbakar karena bensin terbentuk dari rantai yang terdiri atas karbon dan hidrokarbon yang sangat mudah berikatan dengan oksigen membentuk CO2 dan H2O serta energi panas.

  1. Aseton

Aseton (CH3COCH3) merupakan senyawa kimia yang pada umumnya tidak berwarna dan memiliki bau yang menyengat. Aseton seringkali digunakan dalam industri rumah tangga, kecantikan, dan sebagainya. Aseton mudah terbakar karena sama halnya dengan bensin/ petrol yang rantainya terdiri dari kandungan karbon dan hidrokarbon.

  1. Xylene

Xylene (C8H10) merupakan senyawa kimia yang sering kita temui sebagai salah satu bahan dari cat semprot (spray paint). Bahan inilah yang seringkali membuat kepala terasa pusing dan mual setelah beberapa lama menghirup gas ini. Maka dari itu ketika melakukan pengecatan dengan cat yang berbahan dasar xylene hendaklah kita melakukannya di tempat dengan sirkulasi udara yang baik, dan apabila didalam ruangan, maka buka ventilasi udara lebar-lebar.

  1. Etanol

Parfum yang kita gunakan setiap hari dalah contoh salah satu bahan kimia yang mudah terbakar, karena parfum mengandung etanol (C2H6O). Tidak hanya parfum, deodorant, cologne, hair spray, obat kumur, dan produk- produk rumah tangga lain juga banyak yang berbahan dasar etanol. Baca juga mengenai bahan kimia eksplosif.

Sponsors Link

  1. Spiritus

Senyawa kimia berwarna ungu yang pada umumnya digunakan sebagai bahan pembakar. Spiritus merupakan bahan pembakar sehingga tentu saja spiritus rawan terbakar, sama halnya dengan minyak tanah atau bensin. Spiritus juga dapat digunakan untuk membuat produk lain, seperti plywood, plastik, cat dan tekstil

  1. Benzena

Benzena (C6H6) merupakan senyawa kimia yang banyak diketahui sebagai senyawa aromatik. Senyawa aromatik adalah senyawa yang memiliki bau yang harum. Benzena merupakan senyawa yang sukar beraksi dengan senyawa kimia lainnya dan dapat dikatakan sebagai senyawa yang tidak reaktif, tetapi walaupun benzena tidak reaktif, senyawa ini mudah sekali untuk terbakar. Baca juga mengenai bahan kimia radioaktif.

  1. Asetaldehid

Asetaldehid merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi kesehatan apabila terhirup, tertelan, terkena pada kulit maupun mata, bahkan paparan asetaldehid dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker dan kerusakan genetik. Asetaldehid juga merupakan senyawa kimia yang sangat mudah terbakar walaupun sumber api jauh.

Sponsors Link

  1. Asam asetat

Asam asetat atau asam cuka (CH3COOH) adalah senyawa asam lemah yang seringkali kita temui untuk menambah rasa asam pada makanan maupun untuk penyedap makanan. Asam asetat memiliki sifat korosif terhadap besi, seng, magnesium dan logam lainnya dan asam asetat juga memiliki sifat mudah terbakar apabila suhu udara berada di atas 39˚C dan titik beku pada 16,7˚C. Baca juga mengenai contoh larutan asam.

  1. Karbon disulfida

Karbon disulfide (CS2) merupakan senyawa kimia yang berwarna kuning, berbau busuk serta bersifat toksin (beracun) apabila tertelan, terkena pada kulit atau mata, terutama apabila terhirup, 30 menit saja dapat menyebabkan seseorang meninggal. Karbon disulfida mudah terbakar dan mudah menguap.

Itulah beberapa contoh bahan kimia mudah terbakar yang harus dihindari. Apabila harus menggunakannya, maka berhati-hatilah dan jauhkan dari hal-hal yang dapat menimbulkan kebakaran, seperti rokok, korek api, dan lainnya.

Sponsors Link
, , , , ,



Oleh :
Kategori : Kimia