Sponsors Link

Contoh Simbiosis Mutualisme

Sponsors Link

Simbiosis mutualisme merupakan interaksi antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan. Apabila terjadi interaksi antara dua makhluk hidup tersebut, maka keduanya akan mendapatkan manfaatnya masing-masing.

Beberapa contoh dari simbiosis mutualisme adalah sebagai berikut.

Contoh Simbiosis Mutualisme

1. Kupu-Kupu dan Bunga

Pada umumnya, kupu-kupu suka makan sari manis atau nektar pada bunga, sementara bunga sebagai organ reproduksi pada tumbuhan akan terbantu karena kupu-kupu tersebut akan membantu menyebarkan serbuk sari.

Ketika kupu-kupu hinggap di bunga, kakinya akan menyentuh bagian putih dan benang sari pada bunga. Oleh karena itu, serbuk sari akan menempel pada putik kupu-kupu dan menghasilkan proses penyerbukan pada bunga.

2. Lebah dan Bunga

Selain kupu-kupu, ada juga serangga lain seperti lebah yang dapat membantu proses penyerbukan pada bunga. Biasanya lebah akan hinggap pada bunga karena ingin memperoleh madu atau nektar sebagai makanan.

Dengan adanya lebah, proses penyerbukan pada bunga dapat berlangsung dengan lebih mudah, sehingga kehadiran lebah pada bunga akan menguntungkan kedua pihak.

3. Semut Rangrang dan Tumbuhan

Semut rangrang adalah serangga yang biasa dapat kita temukan pada berbagai jenis tanaman bah seperti mangga dan nangka. Walaupun keberadaan semut ini dapat mengganggu kita karena menyulitkan kita dalam mengambil buah dari pohon, keberadaan semut ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi tumbuh-tumbuhan tersebut. Hal ini dikarenakan semut rangrang dapat melingdungi tumbuhan dari serangan hama yang bisa merusak tanaman.

Sementara untuk semut rangrang, mereka diuntungkan karena mereka dapat membuat sarang pada tumbuhan tersebut, sehingga ketika ada hama yang menyerang tumbuhan, serangga kecil ini akan menyerang balik hama tersebut.

4. Tanaman Polong-Polongan dan Bakteri

Bakteri Rhizobium leguminosarum merupakan bakteri yang memiliki fungsi untuk menyuburkan tanah dengan cara mengikat nitrogen dalam udara bebas. Hal tersebut akan menghasilkan tanaman polong-polongan yang lebih subur.

Selain mengikat nitrogen, bakteri ini juga dapat menjaga tingkat pH tanah agar tetap stabil, menjaga suhu tanah dengan baik, dan mencegah erosi tanah. Untuk tanaman polong-polongan, manfaat yang didapatkannya dari bakteri adalah makanan.

5. Manusia dan Bakteri

Bakteri Escherichia coli atau E. coli merupakan bakteri yang pada umumnya ditemukan dalam usus besar manusia. Bakteri ini ada karena berguna untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat serta mempercepat proses pembusukan dalam usus besar.

Selain dapat mempercepat proses pembusukan dalam usus besar, bakteri E. coli juga dapat membantu proses produksi vitamin K yang berguna untuk proses pembekuan darah. Sementara untuk bakterinya sendiri, mereka akan mendapatkan manfaat karena bisa mendapat makanan dari sisa-sisa makanan yang terdapat di usus besar.

6. Burung Pelatuk dan Semut

Burung pelatuk biasanya membuat sarangnya dan bertelur di sebuah pohon yang ditinggali semut. Burung pelatuk akan untung karena semut akan melindungi telur-telurnya, sementara semut mendapat keuntungan karena mereka mendapat perlindungan dari predator dengan adanya burung pelatuk di pohon tersebut.

7. Kerbau dan Burung Jalak

Pada umumnya, burung jalak hingga pada tubuh kerbau untuk mendapatkan makanan. Makanan tersebut adalah kutu yang ada pada tubuh kerbau. Untuk kerbau, keuntungan yang mereka dapat adalah berkurangnya kutu dari tubuh mereka karena sudah dimakan oleh burung-burung jalak sehingga mereka menjadi lebih bersih.

8. Anemone Laut dan Ikan Badut

Ikan badut yang paling umum kita ketahui adalah Nemo, dan seperti yang kita lihat dalam film Finding Nemo, ikan badut tinggal di anemone laut. Hal ini karena anemone laut dapat memberi perlindngan pada ikan dari serangan predator seperti ikan kupu-kupu. Sementara untuk anemone laut, mereka dapat keuntungan dari ikan badut karena ikan tersebut memakan parasit berbahaya yang melekat pada tentakel aneomone laut serta membersihkannya dari kotoran.

9. Bunga Raflesia dan Lalat

Seperti serangga lainnya pada tumbuhan, lalat dapat membantu bunga raflesia melakukan penyerbukan. Sementara untuk lalat, mereka mendapatkan makanan dalam bentuk sari manis.

10. Semut dan Kutu Daun

Para semut pekerja menggunakan antena mereka untuk membuat peternakan kutu daun yang kemudian akan menghasilkan embun madu. Dalam proses pemerahan ini, cairan kaya zat gula akan dihasilkan, dan cairan tersebut menjadi sangat berguna bagi koloni semut.

Bagi kutu daun, keuntungan yang mereka dapatkan dari semut adalah proses pembibitan kutu daun muda yang akan diatur oleh semut serta kutun daun dewasa dibawa ke rumput yang segar. Selain itu, semut juga akan melindungi kawanan kutu dari serangan predator.

11. Kantong Semar dan Kelelawar Berbulu Wol

Bagi kelelawar berbulu wol, mereka akan mendapat keuntungan dari kantong semar dengan cara dilindungi dari teriknya sinar matahari ketika tidur di pagi hari.

Bagi kantor semar, mereka akan mendapatkan makanan dari kotoran kelelawar yang tinggal di dalamnya.

12. Zebra dan Burung Oxpecker

Mirip halnya dengan kerbau dan burung jalak, burung oxpecker akan hinggap pada tubuh zebra dan memakan parasit atau kutu yang terdapat pada tubuh zebra. Bagi zebra, keuntungan yang mereka dapatkan adalah tubuh yang bersih dari parasit yang berbahaya baginya.

13. Buaya dan Burung Plover

Keuntungan yang didapatkan oleh buaya adalah sisa-sisa makanan yang menempel pada mulutnya dimakan oleh burung plover. Burung tersebut juga akan memakan parasit atau serangga pengganggu lain yang ada pada tubuh buaya. Jadi ketika mulut buaya menjadi bersih, burung plover akan mendapatkan makanan.

Demikian mengenai contoh-contoh simbiosis mutualisme antara berbagai makhluk hidup.

Sponsors Link
,
Oleh :
Kategori : Biologi