Sponsors Link

Kenapa Burung Yang Bertengger Di Kabel Tidak Kesetrum?

Sponsors Link

Burung merupakan salah satu hewan vertebrata atau bertulang belakang yang masuk ke dalam golongan aves. Sistem pernapasan pada burung juga berbeda dengan makhluk hidup lainnya, bahkan sangat berbeda jauh dengan sistem pernapasan ikan.

Bahkan sistem pernapasan burung terbagi menjadi dua jenis yakni ketika sedang terbang dan juga saat burung beristirahat atau hinggap pada pohon atau bangunan. Berbicara mengenai burung, terkadang sering dijumpai burung bertengger atau hinggap di atas kabel.

Meskipun begitu tenyata burung tidak kesetrum meskipun bertengger di atas kabel dalam kurun waktu yang lama. Lalu kenapa bisa demikian?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari disimak penjelasannya di bawah ini!

Ternyata hanya jenis burung tertentu saja yang biasa bertengger di atas kabel yakni burung penyanyi atau pengicau. Di dunia setidaknya ada sekitar lebih dari 5.700 spesies burung yang masuk sebagai ordo burung pengicau dan dapat ditemukan hampir di setiap daratan di planet Bumi.

Jika dilihat dari struktur morfologinya, burung pengicau memiliki bentuk kaki yang dikhususkan untuk dapat bertengger di atas ranting atau cabang pohon dengan bidang permukaan kecil, termasuk kabel listrik atau telepon.

Kaki burung pengicau tidak berbulu dengan tiga jari kaki mengarah ke depan serta satu jari kakinya mengarah belakang yang berfungsi untuk mencengkram ketika sedang bertengger.

Selain itu terdapat tendon fleksor yang menghubungkan kaki dan jari burung, membantu agar kaki burung dapat menekuk dan mengencang ketika bertengger.

Selain itu fungsi dari tendon fleksor yakni mengunci kaki ketika bertengger sehingga burung tetap dapat berdiri dengan tegap meskipun burung berada dalam kondisi tertidur sekalipun.

Lalu apa hubungan antara kaki burung dengan kabel listrik?

Perlu diketahui sebelumnya jika listrik mengalir pada dua tegangan yang berbeda. Sengatan pada listrik terjadi apabila terdapat perbedaan tegangan akibat dua tegangan berbeda.

Alasan mengapa burung tidak kesetrum saat bertengger di atas kabel yakni, sebagian besar burung hanya bertengger pada satu kabel listrik saja. Pada saat burung bertengger di atas kabel, ternyata kaki burung hanya menyentuh kabel yang mengalir satu tegangan saja.

Aliran listrik dapat menyengat tubuh apabila terdapat perbedaan tegangan di dalam tubuh. Lain cerita jika kedua kaki burung bertengger pada dua kabel yang berbeda, tentu saja burung akan kesetrum, terpanggang, bahkan mati.

Ditambah kabel-kabel yang ada dirancang agar memiliki jarak antara satu kabel dengan kabel lainnya.

Tidak hanya itu, perlu diketahui juga jika aliran listrik dapat bergerak akibat adanya gerakan muatan listrik negatif yakni elektron melalui pengantar listrik.

Berbeda dengan tubuh manusia, ternyata di dalam tubuh burung tidak mempunyai elektron yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal ini juga yang menjadi alasan lain mengapa burung tidak kesetrum meskipun bertengger di atas kabel listrik.

Ditambah aliran listrik hanya mengalir pada kabel saja. Sehingga ketika burung bertengger di atas kabel listrik, kedua kakinya mempunyai potensi listrik yang sama. Akibatnya listrik tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh burung.

Bandingkan dengan tubuh manusia yang memiliki atom-atom kecil berupa atom proton (positif), atom elektron (negatif), dan atom netral. Hanya atom elektron saja yang dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Berbeda dengan burung, ketika manusia berada di atas kabel listrik yang sedang dialiri oleh arus listrik, maka tubuh manusia dapat menjadi konduktor atau pengantar listrik yang nantinya menyebabkan tubuh kesetrum ditambah jika terdapat lecet pada kabel listrik.

Kabel listrik menggunakan bahan tembaga untuk mengalirkan listrik dengan baik. Sebenarnya tubuh burung dapat menjadi penghantar listrik atau konduktor, akan tetapi tubuhnya tidak sebaik tembaga saat mengalirkan listrik.

Sponsors Link
,
Oleh :
Kategori : Biologi