Sponsors Link

Peranan Hewan Invertebrata dalam Kehidupan (Lengkap)

Sponsors Link

Hewan-InvertebrataKelompok hewan yang diketahui hingga saat ini sangatlah beragam, salah satunya hewan invertebrata atau hewan yang tidak mempunyai tulang belakang (vertebrata: mempunyai tulang belakang). Invertebrata memiliki jumlah spesies yang paling banyak dibandingkan kelompok vertebrata. Sekitar 97% dari kingdom Animalia adalah invertebrata. Diketahui terdapat 8 filum dalam kelompok invertebrata, yaitu:

ads
  1. Annelida : Tubuh triploblastik, bersegmen. Contohnya cacing tanah dan lintah.
  2. Arthropoda : Tubuh dan kakinya beruas-ruas/bersendi-sendi. Contohnya udang, kepiting, dan jenis-jenis serangga.
  3. Coelenterata : Mempunyai dua bentuk tubuh yaitu polip (melekat pada substrat) dan medusa (motil:berenang bebas), simetri radial. Contohnya ubur-ubur, anemon, dan koral.
  4. Echinodermata : Pada kulitnya terdapat duri, mempunyai sistem pembuluh air yang disebut kaki ambulakral, simetri radial, tubuh dapat terbagi menjadi 5 bagian. Contohnya bintang laut, landak laut, dan teripang. (Baca juga: Sistem pencernaan Echinodermata dan Sistem saraf Echinodermata)
  5. Mollusca : Bertubuh lunak, mempunyai cangkang keras (kecuali cumi-cumi dan gurita), contohnya jenis kerang-kerangan, bekicot, dan lain-lain.
  6. Nemathelminthes : Tubuh bulat panjang dengan ujungnya yang meruncing, tanpa segmen, hidup bebas atau bersifat parasit, umumnya berukuran mikroskopis. Contohnya cacing perut.
  7. Platyhelminthes : Tidak mempunyai rongga tubuh, pipih, dan tidak bersegmen. Contohnya cacing pita.
  8. Porifera : Dikenal dengan nama spons, rangka dari spongin atau spikula, tubuh berpori sebagai jalur masuknya makanan, oksigen dan lainnya.

Baca juga:

Keberadaannya di bumi ini dapat dengan mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Tak jarang, kelompok invertebrata ini juga ikut mengambil begitu banyak peran dalam kehidupan kita baik peran yang menguntungkan maupun merugikan. Berdasarkan hal tersebut, pada materi kali ini, MateriIpa membahas peranan invertebrata dalam kehidupan.

Berikut ini adalah beberapa peranan invertebrata dalam kehidupan berdasarkan beberapa bidang:

  1. Sumber pangan/makanan

Beberapa filum dari kelompok invertebrata dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan juga hewan lainnya. Anggota kelompok Mollusca (seperti kerang hijau, cumi, gurita), Crustacea (udang-udangan), dan beberapa Insekta (serangga) menjadi sumber makanan yang kaya protein khususnya bagi manusia. Tidak hanya itu, faktor jumlahnya yang melimpah di alam menjadikan banyak anggota invertebrata sebagai sumber makanan bagi kelompok vertebrata ataupun invertebrata itu sendiri.

  1. Bidang lingkungan

Peranan invertebrata dalam bidang lingkungan yaitu:

  • Membentuk keanekaragaman (biodiversitas) dalam skala biosfer. Jumlah spesies anggota invertebrata sangatlah banyak sehingga turut memberikan keragaman terutama dalam kingdom animalia.
  • Dapat bersimbiosis dengan organisme lain, seperti memberikan perlindungan bagi organisme lain, contohnya populasi karang, spons, dan anemon laut dapat bertindak sebagai rumah/sarang ikan dan hewan laut lain.
  • Ikut berperan dalam mata rantai makanan. Tidak hanya sebagai konsumen, terdapat spesies yang juga bertindak sebagai dekomposer. Beberapa anggota Annelida seperti Lumbricus sp. adalah dekomposer dalam rantai makanan. Sedangkan di ekosistem laut, beberapa spesies Echinodermata juga bisa bertindak sebagai dekomposer dalam air.
  • Daya tarik ekowisata, misalnya ekosistem terumbu karang dengan keragaman koral, anemon, dan invertebrata lain sebagai tempat berlindung hewan invertebrata sehingga bisa menjadi daya tarik para wisatawan. Selain itu, beberapa taman nasional juga dapat menyediakan kekayaan jenis invertebrata seperti misalnya populasi beberapa jenis kupu-kupu di TN. Bantimurung yang dijuluki sebagai kingdom of butterfly.  Di Indonesia juga terdapat tempat wisata yang mempunyai ubur-ubur yang tidak menyengat.
  1. Bidang kesehatan

Dalam bidang kesehatan, beberapa anggotanya dapat bertindak sebagai obat dan juga bertindak sebagai parasit serta menimbulkan penyakit berbahaya bagi manusia khususnya anggota filum Platyhelminthes dan Nemathelminthes.

  • Menghasilkan senyawa bioaktif untuk dijadikan obat, dapat ditemukan pada anggota Porifera yang bersimbiosis dengan bakteri.
  • Terapi kesehatan, seperti penggunaan lintah dan akupunktur menggunakan sengatan lebah.
  • Sebagai parasit yang merugikan kesehatan manusia dan hewan vertebrata lain. Misalnya cacing perut penyebab penyakit ascaris, cacing tambang, cacing rambut penyebab penyakit kaki gajah.
  • Sebagai vektor pembawa penyakit, misalnya penyakit yang dibawa oleh lalat dan parasit penyebab penyakit yang dibawa oleh nyamuk.
  1. Bidang pertanian
  • Membantu penyerbukan untuk tanaman pertanian, seperti yang dilakukan oleh lebah, kupu-kupu, dan serangga lain.
  • Membantu menyuburkan, menggemburkan, aerasi tanah, seperti yang dilakukan oleh cacing tanah.
  • Sebagai hama perusak tanaman, seperti yang dilakukan oleh lalat buah, walang sangit, belalang dan anggota Mollusca seperti bekicot. (Baca juga: Cara tumbuhan melindungi diri)
  1. Bidang peternakan
  • Sebagai penghasil madu. Lebah madu dan beberapa spesies lain dari anggota Insecta yang dapat menghasilkan madu telah banyak diternak untuk diambil madunya.
  • Penghasil bahan sutra. Ulat sutra dapat dibudidayakan untuk bisa diambil kepompongnya yang menjadi bahan benang sutra.
  • Beberapa spesies seperti cacing tanah dan beberapa jenis serangga sengaja dibudidayakan untuk dijadikan bahan baku obat, makanan, kosmetik, dan pakan hewan.
  • Parasit pada hewan ternak. Hewan ternak bisa menjadi host bagi banyak spesies parasit seperti dari golongan Platyhelminthes dan Nemathelminthes. Keberadaan mereka dapat mengganggu kesehatan ternak. Selain itu, parasit pada hewan ternak dapat juga berpindah pada manusia yang mengonsumsinya.
  1. Bidang pendidikan/penelitian

Struktur tubuhnya yang sederhana menjadikan invertebrata sebagai objek penelitian. Seperti pada lalat buah sering dijadikan objek penelitian bidang genetika,  pengamatan perkembangan embrio menggunakan landak laut sebagai objeknya, dan invertebrata juga bisa digunakan sebagai kajian bio-indikator pencemaran/perubahan lingkungan. Selain itu, beberapa spesies serangga juga digunakan sebagai sumber informasi penting dalam bidang forensik. Saat ini studi tentang invertebrata masih terus dilakukan karena kemungkinan besar masih terdapat banyak spesies yang belum teridentifikasi. (Baca juga: Kegiatan manusia yang mempengaruhi ekosistem)

  1. Memenuhi kebutuhan manusia (Sekunder/Tersier)
  • Selain hal di atas, beberapa spesies yang termasuk kelompok invertebrata dapat memenuhi kebutuhan manusia selain kebutuhan primer, misalnya terdapat spesies dalam filum Mollusca dapat menghasilkan mutiara. Mutiara dijadikan sebagai perhiasan bagi manusia dan bahan baku kosmetik.
  • Cangkang beberapa anggota Mollusca juga banyak dijadikan sebagai hiasan. Beberapa serangga (Insecta) yang mempunyai morfologi yang indah dapat diawetkan sebagai cendramata.
  • Beberapa spesies spons dapat dijadikan sebagai alat untuk menggosok badan dan perkakas.

Sebenarnya masih banyak lagi peranan hewan invertebrata dalam kehidupan. Contoh di atas hanya sebagian kecil peranan dari kelompok ini. Jumlahnya yang berlimpah di alam, masih saja menyimpan banyak misteri dan masih membutuhkan penelitian untuk mengungkap peranannya.

Demikianlah materi tentang peranan hewan invertebrata dalam kehidupan, semoga menambah wawasan kita.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Hewan