Sponsors Link

3 Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik

Sponsors Link

Sebagian besar dari kita tentu sudah tidak asing dengan istilah gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik merupakan getaran atau suara yang mempunyai frekuensi tinggi untuk dapat didengar oleh telinga manusia, yakni sekitar 20 kiloHertz atau 20.000 getaran per detik.

Gelombang ultrasonik sangatlah tinggi, bahkan manusia tidak mampu mendengar suara pada rentang tersebut. Di alam hanya beberapa hewan tertentu yang dapat mendengar gelombang ultrasonik, misal lumba-lumba dan kelelawar. Bagi kedua hewan tersebut, gelombang ultrasonik dimanfaatkan sebagai navigasi dan juga komunikasi.

Seiring berkembangnya zaman, gelombang ultrasonik mulai dimanfaatkan oleh berbagai bidang. Karena memiliki sifat yakni dapat dipantulkan serta tidak banyak mengalami gangguan oleh medium perantara maka gelombang ini banyak membantu kehidupan manusia.

Lalu apa saja pemanfaatan gelombang ultrasonik ini, berikut daftarnya:

1. Pendeteksi

Dahulu untuk mengetahui kerusakan pada logam digunakan radiografi sinar-X. Namun saat ini pemeriksaan suatu logam dapat menggunakan detektor ultrasonik dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik.

Pendeteksi gelombang ultrasonik ini juga dapat digunakan dalam pemeriksaan hasil pengelasan, apakah itu pada pengelasan lempengan logam ataupun pada pengelasan pipa-pipa.

Tidak hanya itu saja, pendeteksi gelombang ultrasonik juga dimanfaatkan untuk mengetahui atau mendeteksi keretakan yang terdapat pada logam, serta penipisan yang terjadi pada pipa-pipa ataupun dinding tangki yang sulit untuk dilihat secara visual.

2. Mengetahui Kedalaman Laut

Dalamnya laut ternyata dapat diketahui dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik. Caranya dengan memancarkan gelombang ultrasonik dari sebuah kapal yang berada di atas permukaan laut.

Gelombang ultrasonik yang telah dipancarkan akan dipantulkan oleh dasar laut. Kapal akan menerima pantulan tersebut dengan diterima oleh detektor. Kecepatan perambatan gelombang ultrasonik yang dipantulkan lalu diterima oleh kapal dihitung berdasarkan waktu.

Sehingga kedalaman laut dapat diketahui dengan menggunakan persamaan:

d = kedalaman laut (m)

v = laju bunyi ultrasonic di dalam air laut (m/s)

t = selang waktu pemancaran dan penerimaan kembali gelombang ultrasonik (s)

3. Bidang Kedokteran

Sifat gelombang ultrasonik yang dapat dipantulkan ini juga dimanfaatkan di bidang kedokteran yakni untuk mengamati organ tubuh manusia. Cara kerjanya yakni gelombang ultrasonik yang dipantulkan sebagian apabila melewati bidang batas dua medium dengan massa jenis berbeda sedangkan sebagian lagi diteruskan.

Gelombang ultrasonik yang digunakan di bidang kedokteran menggunaan teknik pulsa-gema. Teknik tersebut tidak berbeda jauh dengan sonar pada kapal. Pulsa bunyi berfrekuensi tinggi diarahkan kepada tubuh, kemudian pantulannya dari batas atau pertemuan antara organ-organ, struktur lainnya, dan luka  yang berada di dalam tubuh sekalipun dapat terdeteksi.

Besarnya frekuensi gelombang ultrasonik yang digunakan untuk melakukan diagnosis ini yakni berkisar antara 1 sampai dengan 10 MHz.

Di dalam tubuh manusia yang diberi pancaran gelombang ultrasonik, gelombang tersebut akan dipantulkan apabila mengenai jaringan-jaringan, tulang, hingga cairan yang berada di dalam tubuh. Pemeriksaan dengan menggunakan gelombang ultrasonik ini lebih dikenal dengan istilah ultrasonografi (USG).

USG banyak dimanfaatkan oleh dokter untuk mendeteksi bagian dalam tubuh seperti ginjal, lever, hingga janin yang berada di dalam kandungan. Nantinya apabila ditemukan suatu kelainan pada tubuh manusia akan dapat dengan mudah dianalisis oleh dokter.

Adapun cara kerja dari USG untuk mengamati janin yang berada di dalam kandungan yakni saat gelombang ultrasonik diarahkan ke rahim ibu, lalu dilacak perubahan frekuensi bunyi mantul dari jantung yang sedang berdenyut dan juga darah yang mengalir.

Pancaran pendek yang berasal dari gelombang ultrasonik akan menghasilkan gambar penampang melintang dari janin.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Fisika