Sponsors Link

7 Komponen Biotik Penyusun Ekosistem (terlengkap)

Sponsors Link

Biotik merupakan serapan dari kata bio yang berarti hidup. Jadi komponen biotik bisa diartikan komponen yang penyusunnya terdiri dari makhluk hidup. Makhluk hidup pada umumnya terbagi tiga golongan yaitu manusia, hewan dan tumbuhan. Berdasarkan ukurannya terbagi menjadi 2 yaitu mikroorganisme dan makroorganisme. Diantara ketiga golongan makhluk hidup manusia merupakan komponen yang paling berpengaruh di bumi ini untuk mempercepat, melipatgandakan memusnahkan penyebaran tumbuhan dan hewan. Komponen biotik dapat dibagi berdasarkan peran dan fungsinya atau berdasarkan sumber makanannya.

ads

Berdasarkan sumber makanannya komponen biotik terbagi menjadi dua yaitu organisme autotrof dan organisme heterotrof. Berikut penjelasannya:

  • Organisme autotrof. Organisme yang tidak perlu organisme lain untuk hidup melainkan mampumembuat makanan sendiri baik dengan bantuan energi cahaya (fotoautotrof) seperti tumbuhan hijau ataupun melalui bantuan hasil reaksi kimia (kemoautotrof) seperti bakteri NitrosomonasNitrosococcusdan Nitrobacter.
  • Organisme heterotrof. Organisme yang memiliki ketergantungan terhadap organisme lain untuk bertahan hidup karena tidak dapat membuat makanan sendiri. Misalnya manusia dan hewan.

Komponen Biotik Penyusun Ekosistem

komponen biotikSetiap komponen biotik memiliki cara tersendiri yang berbeda-beda untuk dapat bertahan hidup sehingga membentuk karakter ekosistem yang berbeda pula. Komponen biotik di dalam ekosistem memiliki peran dan fungsi yang dibedakan menjadi produsen, konsumen, dekomposer, detrivor, scavanger, predator, dan parasit.

  1. Produsen

Produsen merupakan sebutan untuk organisme didalam ekosistem yang memiliki kemampuan menyusun senyawa organik menjadi makanan yang berasal dari bahan anorganik (CO2 dan H2O). Proses ini terjadi di dalam organisme yang memiliki klorofil dengan bantuan sinar matahari. Produsen bisa dikatakan organisme autotrof. Contoh produsen yaitu semua tumbuhan hijau, beberapa bakteri, fitoplankton dan alga biru-hijau. Populasinya cukup melimpah dalamsuatu ekosistem. Oleh karena itu produsen menjadi komponen paling utama di dalam ekosistem.

  1. Konsumen

Konsumen merupakan makhluk hidup yang tidak mampu untuk membuat makanan nya sendiri tergolong organisme heterotrof. Hanya mampu memakan bahan organik yang dihasilkan oleh produsen. Sehingga konsumen memiliki sifat ketergantungan terhadap organisme lain. Organisme yang termasuk konsumen yaitu manusia, hewan dan tumbuhan tidak berklorofil. Konsumen terdiri dari beberapa tingkatan yaitu:

Sponsors Link

  • Konsumen tingkat pertama (Konsumen primer) temasuk golongan herbivora atau pemakan tumbuhan. Makhluk hidup konsumen tingkat pertama tergantung pada keberadaan produsen. Contoh konsumen ini yaitu kambing, zooplankton, ulat, belalang, tikus, sapi, kerbau, dan kuda.
  • Konsumen tingkat kedua (Konsumen sekunder), konsumen yang menempati tingkat trofik ketiga dalam ekosistem. Tipe hewan dalam kelompok ini adalah pemakan daging atau yang disebut dengan karnivorayang memkan konsumen tingkat pertama (hewan herbivora). Keberadaannya tergantung konsumen tingkat pertama. Misalnya burung (memakan ulat), ular (memakan tikus).
  • Konsumen tingkat ketiga (Konsumen tertier), konsumen pemakan hewan yang berada ditingkat kedua atau pertama. Masih termasuk hewan karnivora. Contohnya burung alap-alap dan burung elang.
  • Konsumen tingkat keempat (Konsumen puncak), konsumen pemakan konsumen tingkat tiga yang berada di tingkat trofik kelima di dalam ekosistem. Contohnya burung elang.
  1. Dekomposer

Dekomposer merupakan sebutan untuk pengurai tubuh makhluk hidup yang sudah mati (bangkai). Tergolong mikroorganisme atau berukuran kecil yang mampu membusukkan bangkai atau sampai menjadi terurai. Zat organik makhluk hidup dirombak menjadi hara yang meresap kedalam tanah seperti gas H2S, CO2, air dan mineral lain nya. Makhlukhidup yang termasuk kedalam kelompok ini adalah bakteri dan jamur.

Sponsors Link

  1. Detrivor

Detrivor merupakan organisme yang memakan detritus. Detritus merupakan sisa-sisa tumbuhan atau hewan yang melapuk menjadi serpihan atau fragmen-fragmen hancuran yang sangat kecil. Misalnya cacing tanah, rayap, kutu kayu, teripang, siput dan keluwing yang semuanya memakan hancuran tumbuhan.

  1. Scavanger

Scavanger merupakan sebutan untuk hewan pemakan bangkai atau sisa hewan yang mati. Misalnya burung gagak dan babi hutan.

  1. Predator

Predator adalah hewan pemangsa atau pemburu binatang lain. Didalam ekosistem termasuk kedalam tingkatan paling puncak dengan jumlah populasi yang paling sedikit. Contohnya singa, burung elang, burung perenjak. Predator juga berfungsi sebgai penyeimbang ekosistem.

  1. Parasit

Parasit merupakan organisme yang menumpang hidup pada makhluk hidup lain yang bisa menjadi inangnya. Perhatikan cara berkembangbiak raflesia dan cara hidupnya termasuk parasit atau bukan.

Tingkat trofik dalam ekosistem merupakan jarak transfer energi dan matahari. Produsen mendapatkan energi langsung dari mataharimenempati tingkat trofik pertama. Tingkat trofik kedua ditempati hewan herbivora, karnivora atau omnivora menempati urutan kedua dan seterusnya. Sedangkan untuk scavanger, predator, dan parasit sulit ditentukan kedudukannya di dalam tingkat trofik dalam ekosistem. Makanan untuk ketiganya bisa didapat dari semua tingkatan mulai dari trofik II hingga IV.

Pembahasan artikel mengenai komponen biotik penyusun ekosistem ini bisa dijadikan referensi bacaan penambah wawasan kita mengenai komponen biotik yang ada di ekosistem beserta contohnya. Selain itu dapat membantu proses pembelajaran. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa lagi di tulisan tie kuteta berikutnya.

Sponsors Link
, , , ,



Oleh :
Kategori : Ekologi