Sponsors Link

Hewan Triploblastik – Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Perbedaannya

Sponsors Link

Dunia hewan merupakan salah satu dunia yang bisa dikatakan cukup rumit dan penuh dengan misteri. Hal ini dikarenakan banyak nya jumlah hewan yang tersebar di seluruh dunia. Berbagai macam jenis pengelompokan hewan memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri yang bisa dikatakan membedakannya dengan jenis lain. Karena perbedaan-perbedaan itulah kemudian banyak sekali bermunculan jenis-jenis hewan.

ads

Bahkan sangat normal jika dikatakan masih ada banyak sekali jenis-jenis hewan yang masih belum diketemukan. Persebaran hewan diatas muka bumi memang bisa dikatakan sangat luas. Ada banyak sekali faktor yang mendukung setiap hewan dapat tersebar dengan luas. Biasanya faktor-faktor tersebut akan berhubungan dengan lingkungan sekitar dimana hewan itu berada.

Jika membicarakan mengenai keanekaragaman hewan, maka kita tak akan pernah lepas dari yang namanya adaptasi. Ada banyak sekali jenis-jenis adaptasi yang dilakukan oleh makhluk hidup. Tujuan utama dari adaptasi adalah sebuah proses untuk bertahan hidup.

Dari proses adaptasi inilah yang kemudian memunculkan macam-macam keanekaragaman hayati pada makhluk hidup yang berbeda-beda. Bentuk adaptasi dari makhluk hidup sendiri pun sangat berbeda dan beragam. Beberapa melakukan adaptasi pada tingkat morfologi tubuhnya, namun ada juga yang melakukan adaptasi pada tingkat fisiologinya.

Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu hal yang bisa dikatakan merupakan bagian dari hasil adaptasi. Kita akan membahas mengenai apa itu hewan triploblastik, salah satu jenis golongan hewan yang pada dasarnya banyak sekali ditemukan di seluruh daerah yang ada di bumi. Ada beberapa hal yang harus kalian ketahui mengenai hewan ini.

PENGERTIAN

Hewan triploblastik merupakan golongan jenis hewan yang memiliki ciri khusus pada bagian tubuhnya. Ciri ini sendiri sangat berhubungan erat dengan jaringan hewan itu sendiri. Hal tersebut terutama berhubungan erat dengan lapisan kulit atau lapisan sel yang menutupi hewan itu sendiri.

Lapisan yang muncul pada hewan tripobalastik ini dapat kita temukan pada lapisan lembaga atau disebut juga sebagai lapisan germinal. Lapisan germinal sendiri merupakan lapisan sel primer yang terbentuk ketika makhluk hidup menjalani proses embriogenesis. Pada dasarnya pada struktur lapisan ini, dapat dibedakan menjadi dua golongan utama yaitu hewan diploblastik dan triploblastik.

Salah satu hal yang menjadi ciri utama dari hewan tripoblastik adalah keberadaan rongga di dalamnya. Keberadaan dari rongga tubuh ini sendiri tersusun dari tiga lapisan utama yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Gabungan ketiga lapisan tersebut yang membuat beberapa jenis hewan tripoblastik memiliki rongga pada proses embrionisasi. Namun, ada juga beberapa jenis hewan tripobastik yang tak memiliki rongga dalam perkembangannya. Dari ada dan tidaknya rongga inilah hewan triploblastik dapat dibedakan menjadi 3 golongan utama, yaitu

  1. Aselomata golongan hewan triploblastik yang satu ini merupakan golongan yang tidak memiliki rongga tubuh. Hal tersebut terjadi dikarenakan lapisan mesoderm tumbuh menjadi bagian solid sehingga tidak membentuk ruang kosong di bagian dalam.
  2. Pseudoselomata golongan hewan triploblastik yang satu ini memiliki rongga kosong semu pada bagian tubuhnya. Pada hewan jenis ini mesoderm belum terbentuk sempurna, yang mana lapisan mesoderm tak mampu membuat ruang. Sehingga muncullah cairan yang mengisi rongga yang ada. Cairan inilah yang kemudian menjadi semacam dinding pemisah di dalam rongga tubuh.
  3. Selomata hewan jenis ini bisa dikatakan bahwa telah memiliki lapisan mesoderm yang mampu berkembang dengan sempurna. Lapisan mesoderm telah memiliki lapisan luas dan lapisan dalam. Kedua lapisan tersebut akan membentuk memsentrium yang merupakan penggantung organ dalam.

CIRI-CIRI

Hewan ektoderm sendiri memiliki beberapa ciri-ciri yang bisa kita ketahui seperti

  1. Terdiri dari tiga lapisan utama
  2. Pada umumnya hewan triploblastik memiliki rongga dalam tubuhnya
  3. Beberapa memiliki bumbung neural
  4. Memiliki jaringan tubuh yang bisa dikatakan lengkap dan sempurna
  5. Sudah memiliki beberapa jaringan penting seperti jaringan saraf, jaringan epitel dan jaringan otot.

MACAM-MACAM

Hewan tripbloblastik merupakan salah satu golongan hewan yang bisa dikatakan sangat banyak penyebarannya. Hewan yang masuk kedalam golongan ini pun bisa dikatakan tak sedikit. Sebagaimana yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa penggolongan dan pengelompokan hewan tripbloblastik akan sangat tergantung dengan ada tidaknya rongga di dalam tubuhnya. Terdapat beberapa jenis hewan triplolastik yang bisa kita ketahui seperti

  1. Cacing pipih
  2. Cacing gilik
  3. Annelida
  4. Mollusca
  5. Arthropoda
  6. Echinodermata
  7. Vertebrata
  8. Rotifera
  9. Chordata

PERBEDAAN

Sebagai salah satu jenis golongan hewan yang ada memang hewan triploblastik memang cukup luas dan cukup beragam. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa hewan triploblastik sangat berbeda jauh dengan hewan diploblastik. Perbedaan yang mencolok dan sangat utama tidak terdapatnya lapisan mesoderm pada hewan golongan diploblastik. Selain itu rata-rata hewan diploblastik merupakan hewan yang simetri radial sedangkan hewan yang tergolong triploblastik merupakan hewan yang tergolong simetri bilateral.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai hewan triploblastik yang bisa kalian ketahui. Bisa dikatakan bahwa golongan hewan yang masuk kedalam kategori ini cukup banyak dan cukup besar. Hampir setiap filum yang masuk kedalam kingdom animalia, dapat dikatakan termasuk kedalam golongan hewan jenis ini. Semoga informasi tadi bermanfaat.

Sponsors Link
, , , , ,



Oleh :
Kategori : Hewan