Sponsors Link

Gerak Epirogenetik : Pengertian – Jenis – Contoh

Sponsors Link

Gerak epirogenetik adalah gerak pergeseran lapisan kulit bumi yang relatif lambat dan terjadi dalam kurun waktu cukup lama dan meliputi wilayah yang luas. Gerak epirogenetik dapat menyebabkan permukaan bumi bergerak secara vertikal, baik naik maupun turun, sehingga terjadi perubahan bentuk yang terlihat pada daratan. Gerak epirogenetik juga disebut sebagai gerak pembentuk kontinen atau benua. Gerak epirogenetik merupakan bagian dari gempa tektonis. Gerak epirogenetik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

ads

1. Gerak Epirogenetik Positif

Gerakan epirogenetik positif adalah gerak pergesaran yang mengakibatkan turunnya daratan atau lapisan kulit bumi. Gerak ini ditandai dengan adanya kenaikan permukaan air laut yang mengakibatkan garis pantai berpindah ke daratan karena daratan mengalami penurunan. Contoh kejadian yang diakibatkan oleh gerak epirogenetik positif, yaitu

  • Gerak epirogenetik yang terjadi di Indoensia bagian Timur, yaitu dari kepulauan Maluku barat daya sampai ke pulau Banda
    • Gerak epirogenetik terjadi di kepulauan Maluku yang memiliki letak geografis dengan luas keseluruhan 712.479,6 km2, terdiri dari 92,4% lautan dengan luas 658.294,69 km2. Sedangkan 7,6% sisanya adalah daratan dengan luas 54.185 km2. Dengan kata lain sebagian besar kepulaun Maluku adalah laut.
    • Pulau Banda merupakan bagian dari kepulauan Maluku, memiliki luas wilayah 180 km2. Gerak epirogenetik juga terjadi di pulau Banda.
  • Turunnya muara sungai Hudson di Amerika yang terlihat hingga 1.700 meter. Sungai Hudson adalah sungai dengan panjang 507 km yang mengalir dari utara ke selatan melintasi wilayah timur New York. Sungai Hudson bermuara di Hulu Teluk New York. Kenali pula tentang contoh bioteknologi di bidang lingkungan.
  • Turunnya lembah sungai Kongo di Afrika Tengah bagian barat yang mencapai 2.000 km dibawah permukaan laut. Sungai Kongo merupakan sungai terpanjang kedua setelah sungai Nil, memiliki panjang 4.700 km.
  • Tenggelamnya benua Gondwana. Gondwana merupakan benua raksasa di belahan bumi selatan yang merupakan daratan luas yang pernah ada sekitar 500 hingga 180 juta tahun silam. Gerak epirogenetik positif diduga penyebab benua Gondwana menjadi Sesar Hindia.
  • Pengendapan yang terjadi di muara sungai Mississipi disebabkan oleh gerak epirogenetik positif yang mengakibatkan daerah geosinklinal tertutupi endapan. Sungai Mississipi merupaka sungai terpanjang yang berada di Amerika, dengan panjang 3.734 km2. Sungai Mississipi bermuara di Teluk Mexico.

2. Gerak Epirogenetik Negatif

Gerak epirogenetik negatif adalah gerak pergeseran yang mengakibatkan naiknya daratan atau lapisan kulit bumi. Gerak ini ditandai dengan adanya kenaikan daratan sehingga mengakibatkan permukaan laut seakan-akan terlihat turun. Contoh kejadian yang diakibatkan oleh gerak epirogenetik negatif, yaitu

  • Fenomena alam karena adanya gerak epirogenetik negatif di Indonesia terjadi di pulau Timor dan pulau Buton.
    • Pulau Timor terbagi antara negara merdeka Timor Leste dan Timor Barat yang termasuk dalam bagian provinsi Nusa Tenggara Timur dan memiliki luas wilayah 30.777 km2.
    • Pulau Buton sebuah pulau di Sulawesi Tenggara, dengan luas wilayah 4.408 km2.
  • Naiknya dataran tinggi Colorado juga disebabkan oleh gerak epirogenetik negatif. Dataran tinggi Colorado, Amerika Serikat memiliki luas wilayah 337.000 km2.
  • Naiknya pulau Simeulue bagian utara. Pulau Simeulue merupakan pulau yang berada di Barat Sumatera, memiliki luas wilayah 2.310 km2 dengan ketinggian 567 m. Naiknya pulau Simeulue bagian utara disebabkan oleh gerak epirogenetik, fenomena ini terjadi bertepatan dengan terjadinya bencana Stunami di Aceh pada tahin 2004.
  • Gerak epirogenetik negatif juga mengakibatkan pantai Stockholm yang naik 1 meter setiap 100 tahun.

Selain mengakibatkan perubahan bentuk pada permukaan bumi, gerak epirogenetik juga berdampak pada makhluk yang hidup di bumi.

1. Dampak Positif

  • Mendekatkan sumber air

Terjadinya gerak epirogenetik positif mengakibatkkan air naik ke permukaan. Air merupakan zat utama yang sangat dibutuhkan oleh mahkluk hidup dibumi. Dengan gerak epirogentik positif, sumber air yang berada jauh dibawah bumi dapat terdorong naik ke permukaan bumi.

  • Tempat hidup baru untuk makhluk hidup

Terjadinya gerak epirogenetik negatif mengakibatkan daratan naik yang kemudian terbentuklah pegunungan atau bukit yang dapat ditumbuhi tumbuhan dan menjadi tempat hidup untuk hewan.


  • Area pertanian atau perkebunan

Terbentuknya dataran tinggi dapat dimanfaatkan manusia untuk area perkebunan maupun pertanian. Pelajari pula tentang dampak negatif bioteknologi dalam bidang pertanian.

  • Tempat wisata

Terbentuknya pegunungan-pegunungan baru dengan udara uang segar dan pemandangan yang indah dapat dimanfaatkan untuk tempat wisata.

2. Dampak Negatif

Dampak negatif yang ditimbulkan oleh gerak epirogenetik, yaitu bencana alam. Anda juga dapat mempelajari tentang biosfer sebagai lapisan kulit bumi.

  • Longsor

Sering terjadi longsor di daerah pegunungan. Longsor adalah peristiwa gerakan tanah yang terjadi karena masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe atau jenis, seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar oleh tanah. Longsor terjadi karena beberapa, salah satunya adalah faktor pemicu seperti bergeraknya material oleh tanah.

  • Erosi

Terbentuknya lereng yang curam cenderung mengakibatkan erosi. Erosi adalah proses pengikisan batuan, tanah maupun padatan lainnya yang disebabkan oleh gerakan air, es, atau angin. Pelajari pula tentang nisia dalam ekosistem yang sangat bermanfaat bagi anda.

  • Gempa

Pergeseran permukaan bumi juga dapat menimbulkan gempa. Gempa bumi adalah getaran yang terjadi dipermukaan bumi akibat pelepasan nergi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seisimik. Gempa yang terjadi akibat gerak epirogentik termasuk dalam gempa biasa atau gempa ringan yang hanya disebabkan oleh pergerakan kerak atau lepeng bumi.

Demikian ulasan mengenai apa sebenarnya pengertian dari gerak epirogenetik yang patut untuk kita ketahui dan pelajari. Semoga pengetahuan baru ini dapat bermanfaat untuk anda. Sampai jumpa lagi di ulasan materiipa selanjutnya!

Sponsors Link
, , , ,



Oleh :
Kategori : Geografi
Search
Belajar Online Gratis

Ternyata banyak sekali orang-orang pintar dari Indonesia yang berhasil menciptakan sesuatu dan diakui oleh Internasional. Berikut ini daftar ilmuwan dengan ciptaannya yang fungsi dan temuannya diakui oleh banyak negara di dunia.