Sponsors Link

4 Fungsi Vakuola pada Sel Hewan

Sponsors Link

vakuolaDi dalam makhluk hidup, terdapat organel-organel yang saling bekerja satu sama lain. Susunan organel ini memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda. Salah satu contoh organel tersebut adalah vakuola. Vakuola merupakan salah satu dari beberapa organel yang dapat di temukan tidak hanya pada sel tumbuhan namun juga sel hewan. Pada sel tumbuhan, vakuola hampir ditemukan di seluruh jenis tumbuhan. Namun berbeda dengan hewan, sebab tidak semua sel hewan terdapat vakuola. Jenis hewan yang memiliki vakuola cenderung termasuk ke dalam kelompok uniseluler rendah, contohnya adalah protozoa.

ads

Vakuola sendiri memiliki arti yakni berupa ruang dalam sel yang di dalamnya terdapat cairan (cell sap), berupa rongga yang permukaannya diselaputi oleh membrane (tonoplas). Cairan ini merupakan campuran antara iar dan juga zat terlarut seperti enzim, lipid, alkaloid, garam mineral, asam serta basa. Vakuola juga mengandung asam organik, asam amino, glukosa serta gas.

Baca juga :

Vakuola merupakan salah satu organel penting yang dimiliki oleh sel tumbuhan, sel hewan, protista, bakteria serta jamur (fungi). Vakuola adalah sebuah vesikel yang memiliki ukuran besar, dimana vesikel tersebut saling menyatu hingga akhirnya membentuk vakuola. Peran vakuola pada sel hewan dan bakteri tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan peranan vakuola yang terdapat pada sel hewan dan tumbuhan. Secara umum, vakuola memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Vakuola menampung produk limbah yang dihasilkan oleh sel. Dengan kata lain, organel lain dapat terlindung dari dampak buruk yang diperoleh dari limbah tersebut.
  • Vakuola dapat menjaga tingkat keasaman pH meter di dalam sel serta menjaga tekanan turgor dan juga hidrostatik.
  • Terkadang sel dapat menghasilkan racun-racun yang bisa membahayakan kesehatan sel itu sendiri. Dalam hal ini, peranan vakuola adalah untuk memisahkan racun-racun tersebut dari komponen sel lainnya.
  • Vakuola juga memiliki peranan penting pada proses autofagi. Dimana proses ini merupakan proses katabolisme pemecahan komponen-komponen sel yang sudah tidak dibutuhkan kembali. Selama proses autofagi berlangsung oleh lisosom, vakuola bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan antar biogenesis dan degradasi zat-zat dalam sel.
  • Vakuola juga menghancurkan bakteri-bakteri yang dapat menyerang sel dalam tubuh.
  • Vakuola makanan yang terdapat di dalam amoeba juga memiliki fungsi sebagai pencerna makanan.
  • Vakuola kontraktil yang dimiliki organisme air tawar seperti hydra dan porifera dapat membesar dan mengalami konstraksi secara teratur. Air yang sudah bercampur makanan lalu masuk ke dalam sel dan osmosis, setelah itu dikeluarkan kembali melalui vakuola kontraktil.
  • Ukuran vakuola sel tumbuhan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan sel hewan. Vakuola pusat yang terletak pada sel tumbuhan, permukaannya dikelilingi oleh tonoplas. Vakuola ini dapat membantu mensupport sel tumbuhan.
  • Vakuola pada sel jamur memiliki fungsi yang hampir serupa dengan vakuola yang terdapat pada sel tumbuhan. Poin yang membedakan hanyalah vakuola yang ada pada sel jamur tidak hanya terdiri dari satu buah.

 Secara umum vakuola terbagi menjadi dua jenis, yakni vakuola kontraktil dan nonkontraktil. Vakuola kontraktil berperan sebagai osmoregulator, yakni pengatur nilai osmotik sel atau disebut juga dengan ekskresi. Sedangkan vakuola nontraktil berperan untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam sel, lalu hasil makanan tersebut diedarkan kembali.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak semua hewan memiliki vakuola. Vakuola pada hewan memang memiliki kemungkinan hadir yang lebih kecil, namun apabila satu hewan memiliki vakuola di dalamnya, jumlah vakuola yang ada di dalam tubuh cenderung lebih besar. Selama proses eksotitosis, vakuola berperan sebagai vesikel penyimpanan dan memungkinan penahanan, transportasi dan membuang beberapa protein serta lipid. Organel vakuola pada hewan terbagi menjadi dua bagian, yakni vakuola sebagai berikut :

Sponsors Link

  • Vakuola gerakan atau denyutan. Vakuola jenis ini berperan sebagai pengumpul dan juga dapat mengeluarkan zat sisa metabolism berupa cairan. Cairan inilah yang dapat mengendalikan kadar garam dan air dalam tubuh hewan.
  • Vakuola untuk makanan. Vakuola untuk makanan memiliki fungsi sebagai pengolah makanan yang nantinya akan disebarkan kepada seluruh bagian sel dalam tubuh hewan.

Terdapat beberapa fungsi vakuola pada sel hewan yang dapat Anda ketahui. Dimana diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Menyimpan makanan terlarut dan juga zat yang tidak lagi terpakai.
  • Membantu memelihara tekanan osmosis dalam sel. Selain itu vakuola juga berperan dalam proses pembentukan fosfolipid, sebagai tempat penyimpanan hasil sintesa dan juga membantu proses sirkulasi zat yang terdapat di dalam sel.
  • Vakuola juga menjadi tempat penyimpanan zat makanan terlarut yang pada waktu tertentu dapat digunakan oleh sitoplasma. Contohnya adalah sukrosa dan juga garam mineral.
  • Serta vakuola juga berdungsi untuk makan dan membuang kotoran.

Baca juga :

Demikianlah beberapa penjabaran mengenai fungsi vakuola pada sel hewan yang wajib Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Hewan