Sponsors Link

5 Fungsi Mitokondria pada Sel Hewan

Sponsors Link

mitokondriaMitokondria termasuk ke dalam salah satu bagian organel sel serta dapat ditemukan dalah sel tumbuhan dan juga sel hewan. Mitokondria sendiri berperan dalam respirasi sel sebagai penghasil energi. Dalam Mitokondria, ditemukan dua lapisan membran, yakni membran luar dan membran dalam. Atau bisa juga disebut dengan salah satu organel namun memiliki membran yang rangkap dan juga dengan ruang intermembran. Sebab ruangan ini sangat sempit dan juga selektif. Molekul kecil dari luar tidak dapat masuk melalui membran luar, begitu juga dengan protein dan molekul besar.

ads

Mitokondria memiliki permukaan yang halus, berbanding terbalik dengan permukaan membran dalam mitrokondria yang permukaannya berlekuk-lekuk. Lekukan ini disebut dengan istilah Krista. Pada bagian Krista mitokondria, ditemukan enzim yang berperan sebagai fosfoforilasi oksidatif serta sistem transport elekton. Sedangkan untuk siklus krebs dan juga asam lemak berasal dari enzim yang terdapat di dalam matriks mitokondria. (Baca juga: organ-organ pencernaan manusia)

Mitokondria merupakan salah satu organel sel yang menjadi tempat berlangsungnya fungsi respirasi makhluk hidup.  Mitokondria sendiri tersusun dari struktur yang berbeda-beda untuk menyokongnya dalam menghasilkan energi. Berikut ini adalah beberapa struktur mitokondria, yakni :

  • Membran luar. Membran luar merupakan lapisan terluar yang melindungi mitrokondria. Bentuknya sangat halus dan juga bervariasi. Bisa berupa gumpalan bulat atau juga berbentuk batang panjang.
  • Membran dalam. Mitrokondria cukup berbeda dengan berbagai organel lain yang terdapat di dalam sel. Sebab, mitokondria memiliki membran dalam. Membran ini dapat berkerut serta memiliki banyak lipatan. Membran dalam juga membantu menyokong proses pembuatan energi yang dilakukan oleh mitokondria.
  • Krista. Krista merupakan lipatan pada membran, dimana Krista memiliki peran untuk membantu meningkatkan luas permukaan membran dalam.
  • Matriks. Matriks merupakan sebuah ruangan di dalam membran yang menapung sebagian besar protein yang dimiliki oleh mitokondria. Di dalam matriks ini juga terdapat riboson serta DNA unik untuk mitokondria.

Seperti yang sudah diketahui, mitokondria terdapat pada sel hewan maupun tumbuhan. Fungsi utama dari organel ini adalah untuk menghasilkan energi yang dikemas dalam bentuk ATP. Sebab proses metabolism karbohidrat berakhir pada mitokondria, yakni ketika purivat di transport dan dioksidasi oleh oksigen menjadi karbondioksida dan juga air. Dari proses ini, menghasilkan energiyang cukup efisien yakni sekitar 30 ATP. Energi ini diproduksi untuk setiap molekul glukosa yang mengalami oksidasi, sedangkan dalam proses glikolisis energi yang dihasilkan hanya sebanyak 2 ATP. Mitokondria bekerja dalam mengatur aktivitas metabolisme yang terjadi di dalam sel.

Baca juga :

Fosforilasi oksidatif atau yang dapat juga disebut dengan proses pembentukan energi terbagi menjadi lima tahapan reaksi enzimatis yang dapat melibatkan berbagai macam kompleks enzim pada membran dalam. Proses ATP ini juga dapat menyertakan proses transport electron yang melalui bantuan empat kompleks enzim serta bantuan FoF1 ATP Sintase dan juga Adenine Nucleotide Translocator (ANT). Karena terdapat berbagai macam peranan enzim dalam kehidupan.

Fungsi mitokondria pada sel hewan dan juga sel lainnya sebenarnya mengacu pada jenis sel dimana mereka berada. Namun secara umum, berikut ini adalah beberapa fungsi mitokondria yang wajib Anda ketahui, yakni :


  1. Penghasil energi

Dalam mitokondria, terdapat fungsi utama seperti yang sudah sebelumnya disebutkan, yakni sebagai penghasil energi. Dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi berupa nasi, sayur, buah dan sebagainya, akan dipecah ke dalam bentuk molekul sederhana seperti karbohidrat, lemak dan lain-lain. Molekul sederhana ini nantinya akan dikirim kepada mitokondria, dimana mereka yang akan memproses lebih lanjut untuk menghasilkan molekul bermuatan bersama dengan oksigen. Proses tersebut akan membuat hasil akhir berupa molekul ATP. Secara keseluruhan, proses ini disebut dengan fosforilasi oksidatif.

  1. Menjaga konsentrasi ion kalsium

Selain sebagai penghasil energi, mitokondria juga memiliki peranan penting lainnya. Yakni untuk menjaga konsentrasi ion kalsium yang cepat dan tercukupi dalam berbagai kompartemen sel. Mitokondria akan membantu sel-sel tersebut dalam mencapai tujuan dengan cara melayani seperti halnya sebuah tangki penyimpanan. Dimana di dalamnya terdapat ion kalsium.

  1. Membangun bagian tertentu

Mitokondria juga memiliki fungsi lainnya. Peranan mitrokondria adalah dapat juga membangun berbagai bagian tertentu dari darah dan juga hormon. Contohnya adalah testosterone dan juga estrogen.


  1. Dapat mendetoksifikasi amonia

Seperti yang dikatakan sebelumnya, fungsi mitokondria berbeda-beda tergantung dimana mereka berada. Mitokondria yang ada di dalam sel hati di dalamnya memiliki kandungan enzim yang berperan untuk mendetoksifikasi amonia.

  1. Berperan dalam proses sel kematian terprogram

Yang dimaksud dalam proses sel kematian terprogram adalah sel yang tidak diinginkan dan jumlahnya terlampau banyak, sehingga kadarnya harus dipangkas dalam masa perkembangan organisme. Proses ini disebut juga dengan istilah apoptosis. Perlu diketahui bahwa kematian sel yang abnormal dan disebabkan oleh disfungsi mitokondria akan memicu keseimbangan fungsi organ.

Demikianlah beberapa penjabaran mengenai fungsi mitokondria pada sel hewan yang wajib Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Sponsors Link
, , ,



Oleh :
Kategori : Biologi