Sponsors Link

Esofagus : Pengertian – Struktur – Fungsi – Bagian

Sponsors Link

Manusia memiliki sistem organ yang sangat banyak dan semua sistem organ harus dapat berjalan dengan baik. Sistem organ manusia sangat menentukan kesehatan seseorang dan ada banyak cara menjaga sistem tubuh agar dapat bekerja dengan baik seperti dengan menjaga pola makan yang baik, mengkonsumsi makanan yang sehat, selalu rutin untuk berolahraga, mengkonsumsi minuman sehat, selalu mengkonsumsi makanan sesuai dengan porsinya atau tidak berlebihan dan jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis. Sistem pencernaan manusia memiliki peranan yang sangat penting dan ada banyak sekali penyakit yang sering menyerang pencernaan. Salah satu masalah sistem pencernaan yang paling populer adalah panas dalam dan untuk mencegah panas dalam, maka peran esofagus sangatlah penting di pencernaan.

ads

Esofagus adalah salah satu bagian dari sistem pencernaan manusia yang arahnya dari mulut ke bagian perut dan esofagus lebih terkenal dengan sebutan kerongkongan. Banyak juga yang berpendapat bahwa esofagus adalah sebuah lorong yang berotot yang letaknya diawali dari tenggorongakan atau faring. Tak hanya esofagus yang harus berjalan dengan baik, namun fungsi laring juga harus bisa bekerja dengan baik dan letak esofagus juga terletak antara trakea dan bagian tulang belakang. Tugas utama dari esofagus adalah untuk membawa makanan yang sudah tertelah beserta cairan yang diminum ke bagian perut.

Struktur Esofagus

Struktur esofagus terbentuk dari empat lapisan dinding yaitu Lapisan serosa, lapisan otot, lapisan submukosa dan lapisan mukosa.

1. Lapisan Serosa

Lapisan serosa adalah lapisan paling luar dalam struktur esofagus dan lapisan ini terdiri dari pembuluh darah, saraf dan limpe. Semua sistem organ manusia harus dapat berjalan dengan baik dan lapisan serosa merupakan jaringan ikat yang memiliki peranan penting bagi esofagus. Lapisan ini memiliki sebuah rongga yang sangat kecil dan rongga ini berguna sebagai tempat keluarnya cairan serosa, hal ini juga berfungsi sebagai pemulas untuk melancarkan gerakan otot.

2. Lapisan Otot

Lapisan ini adalah lapisan otot yang polos dan dapat bekerja sendiri. Ada 2 jenis serabut otot seperti serabut otot longitudinal yang bentuknya memanjang dan serabut otot sirkuler yang membentuk melingkar. Jika kedua jenis serabut ini berkombinasi akan menghasilkan sebuah gerakan peristaltik usus dan gerakan ini berfungsi untuk memecahkan makanan sebelum dibawa ke bagian pencernaan. Hal ini dilakukan agar makanan yang masuk ke pencernaan lebih lembut. Ada berbagai organ-organ pencernaan manusia yang memiliki peranan penting dan harus bisa berjalan dengan baik.

3. Lapisan Submukosa

Lapisan submukosa adalah salah satu bagian lapisan jaringan ikat yang sangat longgar dan lapisan ini berisi pembuluh darah, limfe, saraf dan kelenjar lendir. pembuluh darah pada lapisan ini memiliki peranan yang sangat penting untuk mengedarkan makanan yang diserap dan proses pencernaan makanan pada manusia bisa terjadi dengan sangat baik, apabila lapisan submukosa dapat bekerja dengan baik. Makanan yang masuk ke tubuh akan dapat menghasilkan energi yang baik, bila lapisan ini bekerja dengan sangat sesuai.

4. Lapisan mukosa

Lapisan mukosa adalah lapisan yang memiliki sel goblet untuk menghasilkan suatu lendir dan lapisan ini tersusun dari sel epitel yang berlapisakan gepeng bertingkat serta jaringan ikat yang sangat tipis. Pada saat keadaan normal esofagus tidak akan tahan terhadap asam lambung yang sifatnya sangatlah asam dan akan menghasilkan seperti nyeri atau terbakar. Hal ini membuktikan bahwa ada jaringan penyusun tubuh manusia yang tidak dapat bekerja dengan baik dan tidak dapat menghasilkan saluran makanan yang benar.

Fungsi esofagus

1. Mengangkut makanan

Esofagus memiliki peranan untuk mengangkut berbagai macam makanan yang dikonsumsi manusia dan ada banyak sekali jenis makanan yang dikonsumsi manusia mulai dari makanan ringan sampai makanan berat. Makanan yang dikonsumsi memiliki peranan penting dalam sistem tubuh manusia, karena dengan makanan yang sehat dan enak, maka tubuh manusia akan semakin sehat. Janganlah terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan dan makanan pedas juga sering menyebabkan sariawan. Makanan yang terlalu banyak mengandung gula tidak baik bagi kesehatan, karena bisa menimbulkan diabetes.

2. Mengangkut cairan

Berbagai minuman yang dikonsumsi manusia memang sangatlah bervariasi dan salah satu minuman yang menyehatkan bagi tubuh adalah air putih, banyak dokter yang mengharuskan banyak minum air putih. Dengan air putih kesehatan akan terjaga dengan sangat baik dan esofagus berfungsi untuk mengangkut minuman yang telah dikonsumsi oleh manusia. Janganlah terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang memiliki rasa manis seperti kopi atau teh manis dan minuman dingin juga jangan terlalu sering, karena membahayakan kesehatan pencernaan. Air putih menjadi minuman yang paling aman dikonsumsi secara rutin.


3. Mengangkut air liur

Air liur manusia harus dapat dijalankan dengan baik dan esofagus berfungsi untuk mengankut air liur dari bagian mulut ke lambung. Manusia yang tidak mengeluarkan air liur biasanya adalah manusia yang jarang minum dan semakin sering minum maka cairan tubuh akan semakin terjaga dengan baik. Air ludah atau air liur manusia memang sering diibaratkan sebuah kotoran yang dihasilkan manusia dari mulut dan asupan cairan yang baik akan menentukan kualitas dari air liur. Mengkonsumsi air putih menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga kualitas air liur dan konsumsilah air putih secara rutin.

Bagian-bagian Esofagus

Bagian-bagian sistem esofagus terdiri dari tiga bagian yaitu bagian superior, bagian tengah dan bagian inferior.

1. Bagian superior

Bagian superior ini dapat bekerja dengan suatu kesadaran dan bagian ini tidak dapat dikendalikan. Bagian otot rangka menjadi salah satu otot penyusun sistem esofagus. Semua organ-organ pernapasan manusia harus dapat bekerja dengan baik dan benar, agar semua bagian tubuh manusia menjadi sehat.

2. Bagian tengah

Bagian ini terdiri dari beberapa bagian otot yang bercampur antara otot rangka dan otot halus. Bagian ini memiliki peranan yang sangat penting dari esofagus dan semua gangguan pada sistem pernapasan dapat dihindari dengan berjalannya sistem esofagus.

3. Bagian inferior

Bagian ini tidak bisa dikendalikan oleh manusia dan otot halusnya dapat bekerja tanpa disadari. Otot penyusun bagian inferior adalah otot halus dan peranan otot ini sangatlah penting.

Demikian ulasan lengkap mengenai esofagus dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Sponsors Link
, , , , ,



Oleh :
Kategori : Pencernaan