Sponsors Link

Disakarida: Fungsi, Pembagian, dan Strukturnya

Sponsors Link

Disakarida merupakan salah satu bentuk gula atau karbohidrat yang terbuat dengan menghubungkan dua monosakarida, berikatan melalui gugus –OH dengan melepaskan molekul air. Pada disakarida terdapat ikatan glikosidik yakni ikatan yang menghubungkan antara cincin-cincin unit monosakarida yang bergabung menjadi disakarida atau polisakarida.

Umumnya penggabungan dua unit monosakarida disertai dengan hilangnya molekul air ataupun gugus fungsi.

Fungsi Disakarida

Disakarida yang dikonsumsi akan berbuah menjadi monosakarida yang nantinya diintegrasikan ke dalam rantai metabolisme sintesis atau katabolisme sesuai dengan kebutuhan. Melalui degradasi atau katabolisme disakarida turut berpartisipasi untuk memproduksi ATP.

Sedangkan pada sintesis mereka berpartisipasi dalam sintesis polisakarida seperti glikogen, dengan begitu terbentuklah cadangan energi yang terdapat pada otot rangka, hati, dan organ lainnya. Selain itu, disakarida turut berpartisipasi pada banyak sintesis glikoprotein dan glikolipid secara umum.

Fungsi lain disakarida tidak hanya sebagai sumber energi bagi manusia dan hewan saja. Disakarida turut berpartisipasi dalam fungsi organik dengan menjadi bagian dari struktur membran sel dan glikoprotein, misal glukosamin yaitu komponen fundamental asam hialuronat dan heparin.

Pembagian Disakarida

Secara umum disakarida terbagi menjadi dua jenis, yakni tanpa gugus hemiasetal bebas dan dengan gugus hemiasetal bebas.

Tanpa Gugus Hemiasetal Bebas

Pada gugus ini dapat dibentuk pada reaksi dua glikosidik gugus hidroksi dengan gugus lainnya yang disebut glikosil glikosida. Gugus ini sering disebut juga sebagai disakarida non-reduktor. Contohnya sukrosa.

Dengan Gugus Hemiasetal Bebas

Pada gugus ini adalah senyawa dengan satu unit glikosil yang dapat digantikan menggunakan atom hidrogen dari gugus hidroksi alkoholik dari unit lainnya atau bisa disebut juga sebagai glikosil glikosa. Gugus hemiasetal bebas memiliki nama lain yakni disakarida reduktor contohnya maltosa.

  • Sukrosa

Sukrosa merupakan salah satu gula yang jumlahnya cukup melimpah di alam karena terdiri dari glukosa dan fruktosa monosakarida. Dapat dengan mudah ditemukan pada beberapa jenis tanaman seperti bit, tebu, sorgum, maple, nanas, dan pada tingkatan yang lebih rendah dapat dijumpai pada buah-buahan matang serta jus sayuran.

Sukrosa termasuk ke dalam senyawa organik dan menjadi salah satu sumber energi larut dalam air. Sukrosa masuk sebagai salah satu jenis disakarida karena ikatan karbohidrat yang terbentuk dari gabungan dua gula monosakarida, terbentuk oleh alfa glukopiranosa serta beta-fruktofuranosa.

Wujud dari sukrosa yakni mirip kristal transparan dan berwarna putih yang disebabkan oleh adanya beberapa difraksi cahaya pada kelompok kristal.

  • Laktosa

Laktosa atau bisa disebut juga sebagai gula susu ini merupakan salah satu disakarida yang terbuat dari galaktosa dan glukosa. Hampir semua susu yang dihasilkan oleh mamalia mengandung banyak laktosa yang sangat bermanfaat sebagai sumber gizi bayi.

Hampir sebagian besar mamalia hanya mampu mencerna laktosa saat tahap bayi, namun ketika dewasa mamalia kehilangan kemampuan tersebut. Pada manusia masih dapat mencerna produk susu meskipun telah dewasa sekalipun karena memiliki mutasi yang memungkinkannya untuk dapat melakukan hal tersebut.

Namun dalam beberapa kasus banyak yang tidak toleran terhadap laktosa. Laktosa hanya dapat ditemukan pada susu dengan kadar galatosa pada susu sapi yakni 6,8 gram per 100 ml serta 4,8 gram per 100 ml untuk susu ibu (ASI).

  • Maltosa

Maltosa adalah salah satu jenis disakarida yang tersusun atas dua unit glukosa dan terbentuk saat enzim amilase menghidrolisis pati pada tumbuhan. Sedangkan saat melakukan proses pencernaan pada manusia, amilase saliva dan amilase pankreas (amilopepsin) akan memecah pati dan menghasilkan maltosa.

Maltosa dapat ditemukan dalam beberapa produk seperti gula jagung, gula malt, dan gula barley yang dapat dengan mudah difermentasikan dengan reaksi ragi. Dapat dikatakan jika maltosa merupakan jenis gula sederhana dari disakarida yang dihasilkan dengan cara memecah amilum atau pati oleh enzim amilase.

Ciri khas dari maltosa yakni memiliki rasa manis namun dengan tingkatan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan glukosa dan fruktosa. Tingkatan rasa manis dari maltosa sekitar setengah dari rasa manis glukosa dan 1/6 dari rasa manis fruktosa.

Pembentukan Disakarida

Disakarida terbentuk saat dua monosakarida bergabung dan 1 molekul air dilepaskan. Proses ini dikenal dengan nama reaksi dehidrasi. Dua monosakarida yang terikat melalui reaksi dehidrasi disebut juga sebagai reaksi kondensasi atau sintesis dehidrasi yang menghasilkan terlepasnya suatu molekul air dan pembentukan ikatan glikosidik.

Ikatan glikosidik terbentuk antara gugus hidroksil manapun pada komponen monosakarida. Sehingga meskipun kedua komponen gula sama, terjadi kombinasi ikatan yang beragam baik secara lokasi dan ruang (stereokimia seperti alfa atau beta), menghasilkan disakarida yang merupakan diastereoisomer dengan sifat fisika dan kimia berbeda.

Struktur Disakarida

Disakarida merupakan salah satu bentuk dari karbohidrat yang tersusun atas karbon, oksigen, dan hidrogen. Umumnya oksigen dan hidrogen pada struktur karbohidrat memiliki jumlah yang sama dengan yang dimiliki oleh air.
Itulah mengapa disakarida disebut juga sebagai karbohidrat atau hidrat, sebab secara kimia karbohidrat diartikan sebagai aldehida polihidroksilasi (R-CHO) atau keton (R-CO-R). Pada aldehida dan keton terdapat gugus karbonil yakni C = O, sehingga pada aldehida gugus tersebut terikat pada 1 hidrogen dan pada keton gugus karbonil tidak terikat dengan hidrogen.

Seperti yang diketahui jika disakarida memiliki dua monosakarida yang dihubungkan dengan ikatan glikosidik. Contoh disakarida seperti sukrosa, maltosa, dan laktosa saat dipanaskan dengan asam encer atau aksi enzimik, akan terhidrolisis dan menimbulkan komponen monosakarida. Pada sukrosa akan menghasilkan glukosa dan fruktosa, maltosa menghasilkan dua glukosa, sedangkan laktosa menghasilkan glukosa dan galaktosa.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kimia