Categories: Tumbuhan

Cara Wortel Berkembang Biak

Pada dasarnya setiap tumbuhan memiliki cara tersendiri untuk dapat mempertahankan keturunannya. Secara umum ada dua cara berkembang biak bagi tumbuhan, yakni secara vegetatif dan generatif.

Vegetatif merupakan cara tumbuhan memperbanyak keturunannya dengan memanfaatkan organ tubuh yang lain seperti akar, daun, atau batang. Sedangkan generatif merupakan memperbanyak keturunan dengan menghasilkan bunga yang nantinya menjadi biji.

Ada beragam jenis tumbuhan, terdapat kelompok tumbuhan yang saat ini telah dikategorikan sebagai tumbuhan hortikultura. Seperti yang kita ketahui, tumbuhan yang masuk sebagai tumbuhan hortikultura yakni sayur mayur, buah-buahan, hingga tanaman hias.

Salah satu sayur mayur yang sangat populer dan telah dikenal oleh semua masyarakat di dunia yakni wortel. Wortel yang dikenal memiliki kandungan vitamin A dan betakaroten tersebut, pada mulanya memiliki warna bukan orange melainkan ungu dengan bagian tengah berwarna kuning dan warna putih.

Seiring berjalannya waktu, wortel ungu mengalami mutasi gen dengan menghasilkan wortel warna baru yakni merah dan hitam. Sedangkan wortel putih juga mengalami mutasi atau perubahan dengan menghasilkan wortel berwarna orange dan kuning.

Siklus Hidup Wortel

Wortel termasuk tumbuhan biennial yang memiliki siklus hidup antara 12 hingga 24 bulan atau membutuhkan waktu sekitar 2 tahun mulai dari benih, tumbuh, kemudian mati. Di tahun pertama wortel akan mulai memasuki tahap pertumbuhan, kemudian berkembang hingga menjadi wortel dewasa.

Umumnya pada pasca paruh pertama wortel akan dipanen sementara, lalu pada paruh kedua dari siklus hidupnya wortel akan menghasilkan bunga untuk mempersiapkan diri melakukan reproduksi.

Cara Berkembang Biak Wortel

Wortel dapat melakukan perkembangbiakan dengan melakukan dua cara yakni secara generatif dan juga vegetatif.

Generatif

Pada dasarnya wortel merupakan tumbuhan yang sangat mengandalkan biji untuk menghasilkan keturunan baru. Dan akan berkembang dengan sangat baik pada kondisi lingkungan cukup dingin dan kelembaban tinggi.

Tumbuhan wortel dewasa akan menghasilkan bunga berukuran kecil berwarna putih dan majemuk yang nantinya bunga-bunga tersebut mengalami proses penyerbukan yang dikenal juga sebagai perkembangbiakan secara generatif. Dalam satu tumbuhan wortel umumnya memiliki lebih dari 1.000 bunga.

Setiap bunga memiliki lima sepal, lima benang sari dan dua putik, masing-masing putik memiliki dua buah sel telur.

Proses penyerbukan sendiri berawal dari serbuk sari yang berisi sperma, dipindahkan ke bagian stigma tempat sel kelamin betina berada. Pemindahan serbuk sari ke stigma biasanya dibantu oleh serangga seperti kupu-kupu, lebah madu, atau lalat, namun juga bisa dengan bantuan angin.

Masing-masing bunga memiliki kemampuan untuk menghasilkan dua buah biji, tentunya jika bunga tersebut telah mengalami proses penyerbukan. Bunga-bunga yang dimiliki oleh tumbuhan wortel dapat melakukan penyerbukan sendiri ataupun diserbuki oleh bunga yang berasal dari tumbuhan wortel lainnya.

Jika telah terjadi proses penyerbukan, biji wortel mulai terbentuk yang nantinya akan tumbuh menjadi tumbuhan wortel baru. Biji wortel sangatlah kecil dan letaknya berada di bagian dalam buah.

Buah tersebut terbagi menjadi bagian unggulan yang terpisah ketika telah mengering. Tidak hanya itu saja, setiap bagian unggulan memiliki duri yang tersebar di permukaan dan ketika dijadikan sebagai benih produksi yang diperjualbelikan, duri-duri tersebut telah dihilangkan.

Untuk negara-nagara subtropis, wortel akan menghasilkan bunga pada saat musim dingin. Jika telah terjadi penyerbukan lalu menghasilkan biji, dengan bantuan angin biji mulai tersebar dan jatuh di atas tanah.

Meskipun dalam kondisi musim dingin sekalipun, biji wortel memiliki daya tahan yang tinggi dengan cara mengalami masa dorman. Ketika musim dingin berakhir atau memasuki musim semi, biji-biji wortel mulai tumbuh tunas dan berkembang menjadi individu baru.

Vegetatif

Selain menggunakan biji, wortel dapat berkembang biak dengan cara vegetatif, yakni dengan memanfaatkan bagian umbi akarnya. Perlu diketahui jika wortel termasuk tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan di bagian akar.

Pada kenyataannya fungsi dari umbi akar tersebut merupakan cara pertahanan bagi wortel ketika sedang menghadapi musim dingin, terutama jika wortel ditanaman di kawasan beriklim subtropis. Hal ini disebabkan karena pada satu umbi akar, secara alami akan menghasilkan tanaman baru.

Pada kondisi tertentu apabila berada dalam kondisi kurang menguntungkan seperti terjadi kekeringan, maka tumbuhan wortel akan menggugurkan daun dan batangnya.

Akan muncul 1 hingga 4 tunas baru dari umbi akar pada tumbuhan wortel yang layu jika kondisi lingkungan telah baik dan cukup air. Dari tunas-tunas baru tersebut akan tumbuh menjadi tumbuhan wortel yang baru.

Namun saat ini, seiring berkembangnya zaman umbi akar dapat dibuat sebagai cara berkembang biak bagi tumbuhan wortel secara vegetatif.

Di dalam umbi akar wortel memiliki cukup banyak tunas dan akan berkembang menjadi individu-individu baru. Untuk melakukan budidaya, wortel akan dipotong menjadi beberapa bagian dan masing-masing bagian akan memiliki lebih dari 1 tunas.

Jika ditanam pada tanah yang subur dan sedikit berpasir, tunas-tunas tersebut akan tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan wortel yang baru.

Cara vegetatif ini dinilai kurang begitu menguntungkan, mengingat umbi akar milik wortel memiliki nilai jual tinggi. Perlu diketahui jika bagian yang bisa dikonsumsi merupakan umbi akar milik tumbuhan wortel.

Recent Posts

Mengapa Langit Berwarna Orange Pada Sore Hari?

Pernahkah kalian bertanya-tanya dengan warna langit setiap waktunya? Ketika pagi, siang, dan sore warnanya bisa…

2 weeks ago

Perbedaan Umbra, Penumbra, dan Antumbra

Umbra, penumbra, dan antumbra merupakan 3 bagian berbeda dari suatu bayangan dari benda padat yang…

2 weeks ago

6 Hewan Paling Lambat Di Dunia

Setiap hewan yang ada di dunia ini mempunyai keunikan tersendiri. Dari hewan berukuran besar hingga…

2 weeks ago

7 Hewan Paling Beracun Di Dunia

Setiap hewan mempunyai mekanisme tersendiri demi melindungi dirinya dari mangsa. Salah satu bentuk mekanisme pertahanan…

2 weeks ago

Tanah Humus: Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Humus adalah salah satu komponen pada tanah, merupakan bahan organik yang tersebar di tanah dengan…

3 weeks ago

Debu Kosmik: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Dampaknya

Pengertian Debu Kosmik Debu kosmik atau bisa juga disebut debu luar angkasa adalah debu yang…

3 weeks ago