Sponsors Link

8 Contoh Fenomena pada Lapisan Atmosfer

Sponsors Link

Atmosfer merupakan lapisan udara (gas) yang menyelimuti planet termasuk planet bumi. Mulai dari ketinggian 0 km – 560 km. Fungsinya adalah untuk mengurangi sekaligus penyaring radiasi matahari, mendistribusikan air, penahan meteor. Pengatur prosses cuaca dan iklim. Lapisan atmosfer terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, ionosfer dan eksosfer. Terkadang terjadi fenomena – fenomena (peristiwa yang dapat dilihat dengan kasat mata) menarik di lapisan atmosfer. Berikut contoh fenomena pada lapisan atmosfer.

ads
  1. Pelangi

pelangiFenomena pada lapisan atmosfer yang paling sering terlihat adalah pelangi. Bahkan ada lagu anak-anak yang menggambarkan fenomena ini. Termasuk kedalam fenomena optik berupa lengkungan di udara yang terdiri atas 7 spektrum warna sejajar yang terjadi ketika sinar matahari mengenai partikel – partikel di udara. Partikel air tersebut berupa uap atau titik – titik air yang tipis dan tembus pandang yang berfungsi sebagai prisma yang memantulkan dan membiaskan spektrum warna pada cahaya matahari yang polikromatik.

Aneka macam warna pelangi yang tertangkap oleh kasat mata yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu atau yang dapat disingkat dengan mejikuhibiniu.

baca juga:

  1. Aurora

Aurora merupakan fenomena alam yang terjadi pada lapisan ionosfer berupa pancaran cahaya yang menyala. Terjadinya aurora diakibatkan dari adanya aliran partikel bermuatan listrik dari sun spot (bintik-bintik matahari) mengalir ke arah bumi yang ditarik oleh gaya geomagnetik utara dan selatan  bumi.

Terdapat dua jenis aurora di planet bumi, diantaranya:

aurora

  • Aurora Borealis. Terjadi diantara bulan September-Oktober dan Maret-April. Lokasi yang sering menyaksikan fenomena ini adalah Fairbanks, Alaska, Kanada Timur, Islandia dan Skandinavia
  • Aurora Australis. Siklusnya 11 tahun aktivitas titik matahari. Tahun 2000 terjadi titik matahari maksimalyang persis terlihat di wilayah Tazmania.

Aurora tersusun dari dua gas utama yang berpengaruh terhadap pembentukan warna cahaya di atmosfer. Kedua gas utama tersebut yaitu

  • Okigen: menghasilkan warna hijau, kuning dan merah
  • Nitrogen: nitrogen yang netral menghasilkan warna merah keunguan, sedangkan nitrogen yang teroksidasi menghasilkan warna biru muda.
Sponsors Link

  1. Diamond Dust (Debu Berlian)

Fenomena kabut es  di dekat permukaan bumi dan memantulkan cahaya. Terjadi ketika suhu jauh lebih rendah dari titik bekunya (00C). Debu berlian ini menjadi dasar penyebab lain yang terjadi di troposfer tergantung bentuk dan arah kristal esnya.

  • Apabila tersusun random yang terbentuk adalah halo
  • Apabila kristal es tersusun hexagonal dengan arah cahaya horizntal yang terjadi adalah sun dog
  • Apabila kristal es tersusun hexagonal dengan arah cahaya vertikal yang terjadi adalah Perhelic circle
  • Apabila bentuknya prisma cahaya akan terpecah menjadi 7 spektrum warna mejikuhibiniu maka terbentuklah pelangi.
  1. Halo

Fenomena optik berupa lingkaran putih di sekitar matahari ataupun bulan sebagai satelit bumi. Proses terbentuknya halo kelanjutan dari proses debu kristal es pada awan cirrus yang tersusun random dikenai cahaya matahari. Teradang jika kita melihat di sudut yang tepat dispersi cincin seperti pelangi yang mengelilingi matahari.

  1. Sun Dog (matahari kembar)

sun dogMerupakan fenomena atmosfer yang dikenal dengan matahari kembar. Berupa kumpulan cahaya tambahan yang tercipta dengan menimbulkan titik terang di kedua sisi matahari. Hal ini disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari yang menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal. Cahaya matahari yang masuk dibiaskan dengan sudut 220. Lebih terlihat ketika matahari terbit atau terbenam. Sun dog berwarna merah ketika bumi berada pada jarak terdekat dengan matahari dan berubah biru saat menjauhi mathari.

  1. Perhelic Circle

Berupa garis putih melengkung yang menembus matahari baik lengkungan separuh ataupun bulan penuh. Penyebabnya hampir sama dengan sun dog yaitu pembiasan cahaya matahari oleh kristal es hexagonal namun pada posisi atau arah vertikal. Fenomena ini bisa dilihat bersamaan dengan sun dog.

baca juga:

  1. Brocken Spectre

brockenFenomena alam yang membiaskan cahaya matahari oleh awan atau kabut di pegunungan Brocken, Jerman. Ketika sinar tersebut dihalangi oleh orang atau benda akan tampak aura seperti pelangi. Difraksi cahaya matahari yang dibentuk oleh cahaya matahari menembus kabut. Terproyeksikan cahaya penuh dengan memendarkan warna pelangi diantara bayangan objek.

Sponsors Link

  1. Fatamorgana

Fatamorgana di lapisan atmosfer terjadi karena adanya perbedaan kerapatan suhu antara suhu udara dingin dan suhu udara panas sehingga menimbulkan sebuah ilusi seperti ada padahal tiada. Cahaya mengalami pembiasan karena pengaruh pemantulan cahaya matahari yang terjadi di permukaan batas antara dua medium yang memiliki indeks bias lebih kecil dari sudut datang, sehingga ketika mata kita melihat seolah-olah ada bayang-bayang air.

Demikian uraian mengenai contoh fenomena yang terjadi di atmosfer. Merupakan suatu keindahan anugrah Tuhan yang tiada terkira bahwa kita dapat melihat dengan kasat mata peristiwa yang mungkin di luar nalar manusia. Menarik sekali untuk diplajari lebih dalam. Semoga dapat menambah khasanah pengetahuan dan inspirasi bagi kita semua.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Oleh :
Kategori : Geografi